Total viewer

Senin, 30 Juni 2014

Just Do What You Love




Di sini Cosmo bukan ingin mempertanyakan kebahagiaan Anda, tapi coba deh ambil waktu sejenak untuk berpikir: “Apakah saya sudah melakukan hal yang benar-benar diri saya inginkan?”

Di Mana Posisi Anda?
Do what you love anda love what you do. Anda pasti sudah sering mendengar ungkapan ini. Mungkin kesannya kalimat tersebut memiliki arti positif, tetapi bila dipikirkan lagi, sebetulnya kalimat itu menyajikan dua pilihan bagi Anda. Pertama, apa Anda memilih untuk mencintai dan menerima hal yang terjadi di sekitar Anda saat ini, atau Anda ingin berusaha melakukan hal yang benar-benar Anda inginkan. Hidup Anda mungkin tampak sempurna. Anda baru saja mendapat promosi di kantor, kekasih masih setia di pelukan, bahkan Anda pun termasuk salah satu sosok wanita idola di komunitas tempat Anda berada. Singkat kata, hidup Anda bisa bikin banyak wanita merasa iri. Tapi apa pernah terbesit bila semua yang dicapai saat ini adalah hal yang Anda impikan? Coba ingat lagi, bagaimana ceritanya Anda bisa bekerja di perusahaan tempat Anda meniti karier, bagaimana Anda bisa bergabung di sebuah komunitas, atau bagaimana biasanya Anda merespon ajakan yang datang pada Anda. Jika yang jadi jawabannya adalah “Saya bekerja di sini k arena rekomendasi seorang teman, lalu saya pikir kenapa tidal?” atau “Saya tinggal di apartemen ini karena orang tua meminta saya untuk hidup  mandiri di usia muda.” Jawaban lainnya, “Saya masuk komunitas pecinta lingkungan lantaran saat ini sedang populer dan sepertinya menyenangkan.” Sayangnya, jawaban yang kerap mengandung kata “Kenapa tidak”, “Sepertinya menyenangkan”, atau “Boleh juga”, biasanya bisa jadi tanda bahwa Anda melakukan hal tersebut lantaran ada kontrol dari pihak luar. Memang tidak ada salahnya mendengarkan masukan dari orang terdekat, namun jangan sampai melupakan keinginan hati Anda. “Ketika Anda tidak sepenuhnya memegang kendali atas diri sendiri, Anda bisa kehilangan kesempatan untuk menikmati hidup yang benar-benar menyenangkan,” kata Susan Krauss Whitbourne, Ph.D, penulis buku The Search For Fulfillment. Selain itu, jika Anda membiarkan diri larut dalam situasi yang menurut Anda baik-baik saja (padahal sebetulnya hal tersebut bukan jadi impian Anda) maka lama-kelamaan situasi tersebut dapat membuat Anda kecewa.

Ambil Kemudi
Langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat melatih Anda agar lebih mampu memegang kendali dalam hidup. “Saat Anda menyadari bahwa Anda ‘disetir’, lama-lama Anda bisa belajar memahami hal yang sebetulnya Anda inginkan,” ujar Meg Jay, penulis buku The Defining Decade. Nah, berikut ini adalah berbagai tip adar Anda bisa lebih memahami lagi hal-hal yang menjadi keinginan Anda.

Bilang “Saya Pikir” / “Saya Ingin” / “Saya Merasa”
Kalimat tersebut akan membuat Anda terlepas dari pengaruh orang-orang yang bisa mendominasi Anda. Darling, tidak ada salahnya lho membiarkan orang lain mengetahui apa yang Anda mau.

Luangkan Waktu di Pagi Hari
Gunakan waktu sebelum memulai rutinitas dengan melakukan hal yang Anda suka. Smeisal olahraga, menyiapkan sarapan, atau menonton program TV favorit. Dengan begitu Anda telah melatih diri untuk melakukan hal yang Anda inginkan, bukan yang harus Anda lakukan.

Kekuatan Social Media
Manfaatkan social media seperti Pinterest atau Instagram untuk menjadi kolase berbagai hal yang membuat Anda semangat. Saat Anda menyempatkan diri untuk memotret atau browsing tentang sesuatu yang inspiratif, maka Anda akan lebih memahami hal yang Anda cintai.

Coba Hal Baru
Di sini Anda dipersilahkan untuk keluar dari zona nyaman. Cobalah bergabung dengan komunitas yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, semisal mengikuti kelas meditasi chakra, atau kursus menyelam. Kegiatan ini dapat membantu Anda menemukan hal-hal baru yang Anda senangi.

Membuat Blog
Menulis apa yang terjadi dalam hari Anda dan mengunggah foto-foto dari kejadian yang Anda temui, membuat Anda sadar akan hal-hal yang telah Anda lalui. Pada akhirnya, Anda akan mengerti segala sesuatu punya konsekuensi yang baik dan buruk.

Pilih Satu Olahraga
Selain bisa membuat tubuh lebih bugar, olahraga juga bermanfaat untuk membuat pikiran jadi lebih tenang. Bila belum menemukan jenis olahraga untuk ditekuni, Anda bisa mulai dengan mencari informasi kelas-kelas menarik yang ada di fitness centner.

Kekuatan Bacaan
Ada banyak jenis buku yang bisa membantu meyakinkan diri untuk menjalani berbagai hal yang diinginkan. Buku-buku mengenai kreativitas, biografi orang terkenal, dan self help book pastinya bisa memberi inspirasi bagi Anda. Di samping itu novel dan majalah juga bisa menginspirasi Anda lho. Pastikan mulai sekarang membaca jadi satu aktivitas favorit Anda.

Waktu Sendiri
Duduk bersantai seorang diri tidak selalu menandakan Anda tipe orang penyendiri dan tertutup. Sebetulnya momen tersebut juga dibutuhkan karena saat seorang diri, Anda bisa lebih berkonsentrasi memikirkan keinginan Anda dan menyusun langkah untuk mencapainya.

Kalimat Pengingat
“This is your life. Do what you want and do it often. Live is short and share your passion,” itulah salah satu kalimat yang ada dalam Holstee Manifesto. Anda bisa menaruh kutipan kalimat tersebut di tempat-tempat yang mudah dilihat sehingga Anda tetap termotivasi.

Sumber :  Cosmopolitan Edisi April 2013 halaman 186

For Your Info


Sedekah Gan!
kenapa harus sedekah?

Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan sebuah logika yang mungkin bisa kita terima mengenai hal ini. Anda tahu matahari? Yang setiap hari menyinari kita? Ada yang menarik dari matahari yang kita lihat. Coba anda lihat matahari sekarang. Hal yang perlu diketahui adalah matahari yang kita lihat sekarang bukanlah matahari “Online”, melainkan Matahari 8 MENIT yang lalu!,
Karena Matahari mengeluarkan sinarnya sampai ke bumi membutuhkan waktu sekitar 8 menit dengan kecepatan Cahaya. Jadi matahari yang kita lihat sekarang, adalah matahari 8 menit yang lalu.

Yang sangat jauh lebih menarik adalah waktu malam hari, ada bintang-bintang di langit. Bintang tersebut adalah matahari di galaksi lain. Kalau sinar bintang sama semua, apakah jarak mereka sama semua? Tidak! Tetapi mereka membutuhkan waktu yang berbeda-beda, agar sinarnya bisa sampai ke bumi.

Ada bintang yang membutuhkan waktu 100 tahun cahaya untuk sampai ke bumi, jadi bintang yang kita lihat di malam tersebut adalah bintang 100 tahun yang lalu! Ada bintang yang membutuhkan waktu 1.000 tahun cahaya untuk sampai ke bumi, jadi bintang yang kita lihat adalah bintang 1.000 tahun yang lalu. Ada bintang yang membutuhkan 1.000.000 tahun cahaya, agar sinarnya sampai ke bumi, dan itu berarti sinar bintang 1.000.000 tahun yang lalu!

Yang lebih mengangetkan adalah ada bintang yang membutuhkan waktu 1.000.000.000 tahun cahaya bahkan lebih untuk sampai ke bumi, bahkan mungkin juga bintang tersebut sudah “padam” dan tidak bersinar lagi, akan tetapi cahayanya masih tiap malam kita lihat!

Maksud dari penjelasan saya di atas adalah, kita terlalu mengandalkan mata kita untuk menilai sesuatu. Cantik atau tidak, kaya atau miskin, muda atau tua, dan begitu juga dengan sedekah. Kira-kira benar-benar menguntungkan tidak ya! Padahal Mata kita terkadang menipu kita.

Saya rasa setelah mengetahui Bill Gates dan orang-orang terkaya di Dunia juga sedekah (dan berdagang tentunya) serta penjelasan saya mengenai cahaya tadi, alangkah bijaknya bila kita memulai sedekah kita 

Sedekah bisa melalui materi, bisa melalui ilmu, dan yang paling mudah adalah senyuman kepada sesama dan pujian-pujian kepada Tuhan. Dan yang terpenting adalah segera dimulai.



http://www.kaskus.co.id/thread/51d9931b7e1243a92e000000/share-cara-keterima-kerja-di-bank-meg-br-mandir-dan-syariah-mandir-gan.

Berhenti Lakukan Ini Agar Tak Menyesal

1. Berhenti menghabiskan waktu bersama orang yang salah


Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan bersama orang yang membuat kamu terluka. Jika seseorang menginginkan kamu ada dihidupnya, dia akan menyediakan ruang untuk kamu. Kamu gak seharusnya bersaing untuk berada di dekatnya. Jangan memaksakan diri untuk bersama orang yang gak menghargai kamu, jangan. Bersamalah bersama orang yang selalu ada disaat suka dan duka, bukan seseorang yang cuman ada disaat kamu lagi senang.


2. Berhenti menjadi orang lain



Salah satu tantangan terbesar dalam hidup adalah menjadi diri sendiri di dunia yang berusaha menuntut kita menjadi sama seperti orang lain. Memang, selalu ada yang lebih cantik/ganteng, ada yang lebih pintar, ada yang lebih kece, tapi gak ada orang yang seperti kamu. Setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Jadilah diri sendiri, dan orang yang tepat akan menyukai keaslian ente gan.


3. Berhenti berlari dari masalah



Hadapi masalah kamu. Ya, mungkin itu gak mudah. Tapi Tuhan gak akan memberikan masalah kepada seseorang tanpa memberi kemampuan untuk menyelesaikannya. Mungkin kita akan marah, sedih, sakit hati, terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, tenggelam dalam lautan luka dalam. Tapi itulah tujuan hidup – untuk menghadapi masalah, belajar, dan beradaptasi. Hal inilah yang akhirnya mencetak kita dari bukan apa-apa menjadi seseorang.



4. Berhenti berdiri di ‘Gurun Sahara



Tempat yang paling panas di muka bumi ini bukanlah Gurun Sahara, tapi hati yang terbakar karena melihat orang yang kamu cintai mencintai yang lain.. saking hatinya panas banget jadi serasa di Gurun Sahara ya? Iya. Berhentilah mengingat seseorang yang udah bahagia bersama yang lain. Mungkin kamu memang mencintainya sungguh-sungguh, tapi kamu juga berhak untuk bahagia.


5. Berhenti berbohong pada diri sendiri



Kamu bisa berbohong kepada siapapun di dunia ini, tapi kamu gak bisa berbohong kepada diri kamu sendiri. Gak apa-apa gak keren sementara waktu. Kamu gak harus berpura-pura selalu menjadi kuat. Kamu gak harus peduli dengan apa yang orang lain pikirkan, bahkan menangislah jika kamu memang ingin, meneteskan air mata itu sehat. Semakin cepat melakukannya, semakin cepat kamu bisa tersenyum lagi.


6. Berhenti melihat kebelakang



Kamu gak harus copoting kaca spion, hanya karena gak mau melihat kebelakang lagi. Bukan, bukan itu maksudnya. Masa lalu biarlah berlalu. Kamu takkan bisa memulai lembaran baru dalam hidup jika kamu terus membaca lembaran lama.


7. Berhenti takut gagal



Melakukan sesuatu dan gagal seribu kali itu jauh lebih baik daripada gak melakukan apa-apa. Setiap keberhasilan memiliki jejak kegagalan di belakangnya, dan setiap kegagalan membawa kamu menuju kesuksesan. Lebih baik menyesali kegagalan dan memperbaikinya, daripada menyesal kenapa gak pernah melakukan apa-apa.


8. Berhenti memarahi diri sendiri karena masa lalu



Kita mungkin mencintai orang yang salah dan menangisi mengapa itu harus terjadi, tetapi gak peduli seberapa banyak kita bertemu dengan orang yang salah itu akan membawa kita kepada satu orang yang tepat. Kita semua pernah melakukan kesalahan, melakukan perjuangan yang sia-sia, dan bahkan melakukan hal-hal bodoh. Tapi biarlah, sekarang kamu ada di sini, dengan kekuatan untuk memulai hari yang baru.


Quote:9. Berhenti menganggap bahwa uang itu segalanya



Iya sih, uang bisa membeli rumah mewah, mobil sport, tas bermerk, bahkan sebuah hubungan singkatpun bisa dibeli. Tapi, uang gak bisa menyelesaikan masalah ketika seseorang memiliki hubungan yang hancur, atau ingin mengobati kesepian. Sesungguhnya hal yang benar-benar membuat kita bahagia adalah hubungan cinta yang harmonis, canda dan bekerja di bidang yang kita cintai.


10. Berhenti terlalu khawatir



Semakin kamu khawatir, semakin hal yang gak kamu inginkan terjadi. Fokuslah pada apa yang kamu inginkan, dan selalulah berpikir bahwa sesuatu yang indah akan terjadi dalam hidup kamu. Dan suatu hari kamu akan gak nyangka bahwa apa yang kamu inginkan itu benar terjadi.


11. Berhenti berpikir kamu belum siap



gak ada yang pernah merasa 100% siap ketika kesempatan muncul. Karena peluang yang paling besar dalam hidup memaksa kita untuk keluar dari zona aman kita, yang berarti kita gak akan merasa benar-benar nyaman pada awalnya


12. Berhenti menahan cinta



Hanya karena kegagalan cinta di masa lalu, bukan berarti kamu harus menahan cinta. Bebaskan rasa, kemanapun ia akan berlabuh. Dalam hidup ini setiap orang yang kamu temui membawa pelajaran, gak peduli ia melukai atau memberi arti.


13. Berhenti bersaing dengan orang lain



Jangan khawatir bahwa orang lain akan lebih baik dibanding kamu. Fokuslah bersaing dengan diri kamu sendiri di hari kemarin, apa hari ini kamu bisa lebih baik dibanding kamu yang kemarin?


14. Berhenti iri kepada orang lain



iri kepada orang lain berarti kita lebih suka menghitung apa yang orang lain miliki dibanding diri sendiri. Merenunglah dan bersyukur atas apa yang kamu miliki, tapi gak dimiliki orang lain.


15. Berhenti menyimpan dendam



Hidup dengan kebencian itu sangat gak nyaman. Kamu selalu ingin menyakiti orang yang kamu benci, dan tanpa sadar kamu malah menyakiti diri sendiri melebihi orang yang kamu benci. Rugi menyimpan orang yang kamu benci dalam hati. Memaafkan adalah cara balas dendam yang terbaik.


16. Berhenti menanggapi haters



Biasanya haters membeci karena orang yang dibencinya lebih baik dibanding dianya. Jangan terbawa arus mereka yang hanya ingin membuat kamu down, karena mereka hanya ingin menarik kamu jatuh agar kamu bisa selevel dengan mereka.


17. Berhenti pamer



Teman kamu gak wajib harus tau segala yang kamu punya, sementara yang lainnya gak akan percaya kalau apa yang kamu pamerin itu punya kamu. Mungkin mereka malah bilang “jadi gue harus bilang wow?”


18. Berhenti berusaha sempurna



Dunia gak butuh kesempurnaan, dunia membutuhkan hal yang kamu bisa selesaikan dengan cepat dan tepat, bukan sempurna.


19. Berhenti terlalu santai



Apapun yang terjadi, rejeki gak jatuh dari langit. Berhentilah bersantai dan lakukan apa yang bisa kamu lakukan selagi sempat. Ya kecuali kalau kamu termasuk salah satu keturunan dari yang kaya raya 7 turunan, baru boleh santai. Tapi gimana kalau kamu keturunan ke-8?


20. Berhenti cemberut



Penyebab seseorang cemberut adalah karena dia lagi merasakan keluhan. Mengeluh memang normal, itu mencerminkan penolakan atas ketidaknyamanan. Tapi, daripada mikirin seberapa banyak kesulitan-kesulitan kamu, lebih baik berpikir bahwa ada banyak orang yang lebih sulit dibanding kamu. Mulailah bersyukur mulai dari bangun tidur pagi.Tetaplah tersenyum, karena ada seseorang yang menyukai senyumanmu.



sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/53522590becb17097c8b462f/berhenti-lakukan-ini-kalo-tidak-ingin-menyesal

Selasa, 25 Maret 2014

Jangan Ngambek Berkepanjangan Terhadap Orang kau yang Kasihi (Kisah Nyata)

Re-post Cerita Inspiratif Dan Motivasi

Bagi yg sudah pernah baca, luangkan waktu untuk baca sekali lagi Ini adalah cerita sebenarnya (diceritakan oleh Lu Di dan di edit oleh Lian Shu Xiang )

Sebuah salah pengertian yg mengakibatkan kehancuran sebuah rumah tangga.


Tatkala nilai akhir sebuah kehidupan sudah terbuka,tetapi segalanya sudah terlambat. Membawa nenek utk tinggal bersama menghabiskan masa tuanya bersama kami, malah telah menghianati ikrar cinta yg telah kami buat selama ini,setelah 2 tahun menikah, saya dan suami setuju menjemput nenek di kampung utk tinggal bersama .

Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yg membesarkannya dan menyekolahkan dia hingga tamat kuliah. Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yg menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur, menanam bunga dan sebagainya. Suami berdiri didepan kamar yg sangat kaya dgn sinar matahari,tidak sepatah katapun yg terucap tiba-tiba saja dia mengangkat saya dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India dan berkata :"Mari,kita jemput nenek di kampung".

Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke dadanya yg bidang, ada suatu perasaan nyaman dan aman disana. Aku seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat dan dimasukan kedalam kantongnya. Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi diatas kepalanya dan diputar-putar sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan.Aku sungguh menikmati saat-saat seperti itu.

Kebiasaan nenek di kampung tidak berubah. Aku suka sekali menghias rumah dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek tidak tahan lagi dan berkata kepada suami:"Istri kamu hidup foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga tidak bisa dimakan?" Aku menjelaskannya kepada nenek:"Ibu, rumah dengan bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman dan suasana hati lebih gembira."Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa: "Ibu, ini kebiasaan orang kota, lambat laun ibu akan terbiasa juga."

Nenek tidak protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil membawa bunga,dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil menggeleng-gelengka n kepala. Setiap membawa pulang barang belanjaan,dia selalu tanya itu berapa harganya ,ini berapa.Setiap aku jawab, dia selalu berdecak dengan suara keras.Suamiku memencet hidungku sambil berkata:"Putriku, kan kamu bisa berbohong.Jangan katakan harga yang sebenarnya." Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.

Nenek sangat tidak bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan sarapan pagi untuk dia sendiri, di mata nenek seorang anak laki-laki masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah nenek selalu cemberut dan aku sengaja seperti tidak mengetahuinya. Nenek selalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit dan sendok, itulah cara dia protes.

Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku sangat letih, aku tidak ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di

dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya; dia suka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa untuk dijual katanya.Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua kumpulan kantong plastik.

Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan tidak menggunakan cairan pencuci, agar supaya dia tidak tersinggung, aku selalu mencucinya sekali lagi pada saat dia sudah tidur.Suatu hari, nenek mendapati aku sedang mencuci piring malam harinya, dia segera masukke kamar sambil membanting pintu dan menangis.Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidak perduli. Aku menjadi kecewa dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil berkata:"Kenapa tidak kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan pring itu bisa membuatmu mati?"

Aku dan nenek tidak bertegur sapa untuk waktu yg culup lama, suasana mejadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, tidak tahu harus berpihak pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap

pagi dia selalu bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, suatu kebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan lahap, dengan sinar mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku, seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri? Demi menjaga suasana pagi hari tidak terganggu, aku selalu membeli makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat tidur, suami berkata:"Lu di, apakah kamu merasa masakan ibu tidak enak dan tidak bersih sehingga kamu tidak pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata tanpa menghiraukan air mata yg mengalir di kedua belah pipiku.Dan dia akhirnya berkata:"Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama kami setiap pagi."Aku mengiyakannya dan kembali ke meja makan yg serba canggung itu.

Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan dan tiba-tiba ada suatu perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar semua.Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi dan memandangku dengan sinar mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek dan berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam dan terbengong tanpa bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian!. Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, nenek melihat kami dengan mata merah dan berjalan menjauh……suamiku segera mengejarnya keluar rumah.

Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek. Selama 3 hari suamiku tidak pulang ke rumah dan tidak juga meneleponku. Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah

banyak mengalah, mau bagaimana lagi? Entah kenapa aku selalu merasa mual dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"Lu Di, sebaiknya kamu periksa ke dokter."Hasil pemeriksaan menyatakan aku sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek sebagai orang yg berpengalaman tidak berpikir sampai sejauh itu?

Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari tidak bertemu dia berubah drastis, muka kusut kurang tidur, aku ingin segera berlalu tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. Dia melihat ke arahku tetapi seakan akan tidak mengenaliku lagi, pandangan matanya penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada diriku sendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi

air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat sangat buruk?

Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang mengambil uang dan buku tabungannya. Aku nenatapnya dengan dingin tanpa berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu. Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara cinta dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.

Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya yg melihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka lebar.Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah meninggal. Suamiku tidak pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang

jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalam hati:"Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?" Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku tidak pernah bertegur sapa denganku, jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian.

Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai tidak

melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang. Aku baru mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika aku tidak muntah pagi itu, jika kami tidak bertengkar, jika........ ....dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.

Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku tidak pernah menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya walaupun ini bukan salahku. Waktu berlalu dengan sangat lambat.Kami hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.

Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah café, melalui keremangan lampu dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga tidak tahu harus berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jangtungku terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian.

Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak.. mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka. Malam itu dia tidak pulang ke rumah. Seakan menjelaskan padaku apa yang telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan cinta kasih kami juga sepertinya telah berakhir. Dia tidak kembali lagi ke rumah, kadang sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar. Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk menjelaskan semua ini. Tetapi itu tidak terjadi..... ...., semua berlalu begitu saja.

Aku mulai hidup seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayi ini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak bersalah.

"Suatu hari pulang kerja,aku melihat dia duduk didepan ruang tamu. Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, tidak perlu tanya aku juga tahu surat apa itu. 2 bulan hidup sendiri, aku sudah bisa mengontrol emosi. Sambil membuka mantel dan topi aku berkata kepadanya:"" Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya"" .Dia melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis. Mata ini terasa sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar.

Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia memperhatikan perutku yg agak membuncit. Sambil duduk di kursi, aku menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya."" Lu Di, kamu

hamil?"" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg menglir keluar dengan derasnya. Aku menjawab:""Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah boleh pergi" ".Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, air matanya terasa menembus lengan bajuku.Tetapi di lubuk hatiku, semua sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan tidak bisa diambil kembali. "Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata:"Maafkan aku, maafkan aku". Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak bisa. Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan.Cinta diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah akibat kesengajaan darinya.

Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan untuk terus hidup. Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah menyentuh semua makanan pembelian dia, tidak menerima semua hadiah pemberiannya tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani surat itu, semua cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap tidak berbekas.

Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak

perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku tidak perduli padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan bertanya apa yang sakit. Dia lalu akan memelukku sambil tertawa terbahak-bahak. Dia lupa........ , itu adalah dulu, saat cintaku masih membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?

Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan barang-barang. Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku itu bukan lagi suatu masalah.

Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu

olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit. Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat dingin yg mengalir di dahiku. Sampai di rumah sakit, aku segera

digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi yg mencintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?

Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai. Aku berteriak histeris memanggil namanya.

Setelah sadar, dia tersenyum tetapi tidak bisa membuka matanya………aku pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, tetapi kenyataannya tidak demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah mukjijat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata

dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk. Aku tidak lagi perduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar nenek lalu menyalakan komputer.

Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku masih berpikir dia sedang bersandiwara…………Sebuah surat yg sangat panjang ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami."Anakku, demi dirimu aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah

mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah." "Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu hidup selama bertahun -tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia sungguh menderita, dia adalah orang yg paling mencintaimu dan adalah orang yg paling ayah cintai"".

Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap didalamnya. Dia juga menulis sebuah surat untukku.""Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg paling bahagia aku rasakan dalam hidup ini. Maafkan salahku, maafkan aku tidak pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku tidak mau kesehatan bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku. Terima kasih atas cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku tidak punya kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah tertulis semua tahun pemberian padanya"."

Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya".Dengan susah payah dia membuka matanya, tersenyum... ......... ..anak itu tetap dalam dekapannya, dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah. Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera ditangan sambil berurai air mata........ ......... ...


Note: Jika ada sesuatu yg mengganjal di hati diantara kalian yg saling mengasihi, sebaiknya utarakanlah jangan simpan didalam hati. Siapa tau apa yg akan terjadi besok? Ada sebuah pertanyaan: Jika kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua hal yg telah kita perbuat? atau apa yg telah kita ucapkan? Sebelum segalanya menjadi terlambat, pikirlah matang2 semua yg akan kita lakukan sebelum kita menyesalinya seumur hidup.

Selasa, 21 Januari 2014

Bus Wisata Gratis ala JOKOWI

Bus Tingkat jakarta (© ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Bus Tingkat jakarta (© ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Bus Wisata Tingkat Jakarta (Foto: Dede/Okezone)

Beberapa hari ini banyak berita tentang JOKOWI yang meluncurkan program bus tingkat wisata untuk kota Jakarta. Salah satu hal yang membuat fasilitas bus tingkat wisata Jakarta menarik adalah karena tidak perlu uang sepeserpun untuk bisa menaikinya dan bertandang ke tempat-tempat wisata di Jakarta. Bus pariwisata asal Cina ini memiliki 62 kursi yang terdiri dari 20 kursi di bawah dan 40 kursi di atas serta dua kursi untuk penyandang disabilitas. Kebijakan yang perlu diapresiasi dengan baik, langkah yang bagus untuk menaikkan kunjungan wisata ke Jakarta dan memberikan fasilitas yang nyaman untuk wisatawan. 

Banyak kita jumpai wisatawan (mancanegara ataupun domestik) yang bingung menggunakan jasa transportasi apa jika mengunjungi/wisata di daerah jika tidak menggunakan jasa travel agent. Jika menggunakan transportasi yang ada takut tersesat atau harga ongkos transportasi yang mahal. Nah, dengan adanya bus wisata gratis ini semoga bisa membantu para wisatawan. Tujuan yang dituju/trayeknya pasti adalah tempat-tempat wisata atau tempat belanja yang memang rekomended buat kita kunjungi jika kita jalan-jalan tentunya.

Menurut informasi, sebanyak lima dari 20 bus tingkat tersebut akan beroperasi melayani tiga trayek wisata dengan rute Blok M-Monas, Bundaran HI-Tanah Abang, dan Monas-Kota Tua pada akhir Januari awal bulan Februari.

Oke selamat jalan-jalan di Jakarta, Ibukota Indonesia tercinta.

Jumat, 17 Januari 2014

Hal Untuk Diingat Wanita Bijak

The Light
Berhubung lagi sibuk (nonton K-drama, hoho) jadi belum sempet buat post dari ide sendiri. So, saya akan re-post dari vemale untuk kamu semoga bermanfaat. :)
Ladies, Kita memang mudah stres karena kebiasaan multitasking yang jadi bawaan banyak wanita sejak dilahirkan. Ditambah lagi perubahan hormonal yang sering membuat kita mengalami mood swing, sebentar senang dan sebentar kemudian sudah merasa semua hal menyebalkan. Sebagai bekal untuk menghadapi masa-masa sulit itu, ingatlah 24 hal ini agar Anda dapat tetap stabil dan berbahagia.
1. Kehadiran Anda adalah berkah bagi dunia.
2. Anda adalah unik dan satu-satunya di dunia ini, tidak peduli ke mana tren mengarahkan Anda dan bagaimana orang menilai Anda.
3. Hidup Anda bisa menjadi apa pun itu yang diinginkan.
4. Ambillah beberapa hari untuk diri sendiri sekali waktu.
5. Hitung berkat-berkat yang diterima, bukan masalah yang perlu untuk dihitung.
6. Apapun yang terjadi, Anda akan melaluinya.
7. Sebenarnya, ada jawaban dalam diri Anda sendiri atas segala pertanyaan yang tidak Anda mengerti.
8. Pahami, lalu teguhkan dan kuatkan hati.
9. Jangan membatasi diri Anda.
10. Banyak sekali mimpi-mimpi yang menanti untuk diwujudkan, jangan membuang waktu dengan hal tak perlu.
11. Sebuah keputusan terlalu penting untuk digantungkan pada suatu kebetulan.
12. Gapailah puncak, tujuan Anda dan hadiah akan menanti di sana.
13. Tidak ada yang lebih membuang-buang tenaga selain mencemaskan sesuatu.
14. Semakin lama Anda membawa-bawa masalah, maka beban Anda akan semakin berat.
15. Jangan menganggap suatu hal terlalu serius.
16. Hiduplah dengan penuh kedamaian, bukan hidup yang penuh penyesalan.
17. Ingatlah bahwa cinta yang dangkal hanya akan berjalan sepanjang jalan, tapi cinta yang dalam akan berlangsung selamanya.
18. Ingatlah bahwa persahabatan adalah investasi yang bijak.
19. Harta karun kehidupan adalah kebersamaan.
20. Sadari bahwa tidak ada kata terlambat untuk segala sesuatu.
21. Lakukan hal biasa dengan cara luar biasa.
22. Miliki kebahagiaan, harapan dan ketenangan.
23. Sempatkan untuk berdoa dalam mengawali segala hal.
Terakhir, petuah yang ke-24 adalah..
Jangan pernah lupa setiap harinya, bahwa Anda adalah spesial sebagaimana adanya diri Anda.